Durasi Puasa Hanya Satu Jam di Murmansk, Rusia
Internasional

Durasi Puasa Hanya Satu Jam di Murmansk, Rusia

Nalar Media - RRI.CO.ID, Murmansk — Murmansk, salah satu kota di Rusia, disebut memiliki durasi puasa hanya 1 jam. Fenomena ini ternyata terkait dengan letak geografis Murmansk, sebuah kota di Rusia yang berada di atas Lingkar Arktik.

Melansir dari berbagai sumber, Jumat, 27 Februari 2026, posisi geografis ini membuat kota tersebut mengalami perbedaan durasi siang dan malam yang ekstrem. Waktu terbit dan terbenam matahari, yang menjadi penentu awal dan akhir puasa, bisa sangat singkat pada periode tertentu.

Murmansk terkenal dengan fenomena alam midnight sun pada musim panas, ketika matahari tidak terbenam. Kota ini juga mengalami polar night pada musim dingin, ketika matahari tidak terbit.

Akibat kondisi tersebut, durasi siang dan malam bisa sangat panjang atau sangat pendek, akhirnya memengaruhi waktu puasa umat Muslim. Klaim durasi puasa hanya sekitar satu jam muncul ketika selisih antara terbit fajar dan terbenam matahari sangat singkat.

Hal tersebut dapat terjadi tertutama saat mendekati pergantian musim. Meski terdengar ekstrem, durasi puasa satu jam tidak berlangsung sepanjang Ramadan.

Kondisi tersebut merupakan fenomena astronomis yang terjadi pada periode tertentu. Umat Muslim di wilayah kutub biasanya mengikuti ketentuan khusus dalam menentukan waktu puasa.

Negara yang dekat ekuator umumnya memiliki durasi siang dan malam stabil sekitar 12 jam sepanjang tahun. Sebaliknya, semakin jauh dari ekuator menuju kutub, perbedaan panjang siang dan malam akan semakin ekstrem.

Saat Ramadan jatuh di musim panas, negara-negara di belahan bumi utara, termasuk Murmansk bisa mengalami puasa yang sangat panjang. Sebaliknya, ketika Ramadan terjadi di musim dingin, durasinya bisa jauh lebih singkat.

You can share this post!