Doa Bersama Wali Siswa, H. Turmudzi Perkuat Sinergi Keluarga dan Madrasah
BANTUL --- Suasana khidmat dan penuh keberkahan mewarnai halaman MTsN 3 Bantul pada Jumat (13/02) saat kegiatan Pertemuan Orang Tua (POT) Parenting digelar. Acara diawali dengan doa, dzikir, dan tahlil yang dipimpin langsung oleh Ketua Komite MTsN 3 Bantul, H. Turmudzi, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran kegiatan sekaligus keberkahan bagi seluruh keluarga besar madrasah. Ratusan wali siswa kelas VII dan VIII tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa bersama. Lantunan dzikir dan tahlil menggema, menciptakan atmosfer religius yang menenangkan sekaligus menguatkan ikatan batin antara orang tua, guru, dan madrasah sebagai mitra utama dalam pendidikan anak.
Dalam sambutannya usai memimpin doa, H. Turmudzi menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan madrasah dalam membangun karakter dan mental anak. Beliau menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga pada kekuatan spiritual dan keteladanan orang tua. "Doa, dzikir, dan tahlil ini adalah ikhtiar kita bersama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermental kuat. Keluarga adalah madrasah pertama, dan orang tua adalah guru utama bagi putra-putrinya," tutur H. Turmudzi.
Beliau juga mengajak para orang tua untuk menjadikan momen POT Parenting sebagai ruang refleksi dan penguatan peran keluarga. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara rumah dan madrasah akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.
Kegiatan POT Parenting MTsN 3 Bantul menghadirkan narasumber inspiratif, Santi Kristina, M.K.M yang memberikan penguatan tentang peran keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan mental anak. Para wali siswa terlihat antusias mengikuti materi, diskusi, dan sesi refleksi yang disajikan secara komunikatif dan aplikatif. Dengan pembukaan yang sarat nilai spiritual ini, POT Parenting MTsN 3 Bantul tidak hanya menjadi forum silaturahmi dan edukasi, tetapi juga menjadi ruang penguatan ruhani bagi orang tua dan civitas akademika. Madrasah berharap, kegiatan ini mampu memperkokoh sinergi keluarga dan sekolah dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. (Muk)




