Atlet Pentathlon Ponorogo Sabet Peringkat Kedua di Kejurprov Jatim 2026
ATLET-ATLET pentathlon Ponorogo kembali membuat kejutan. Mereka bersaing ketat merebutkan posisi juara umum dengan Kontingen Kota Surabaya dalam Kejurprov Jatim Pentathlon 2026. Anak-anak Ponorogo akhirnya menempati peringkat kedua dengan perolehan 73 medali, terdiri 21 emas, 31 perak, dan 21 perunggu.
Ketua Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Ponorogo Farida Nuraini mengaku puas dengan prestasi para atletnya. Bertindak selaku tuan rumah gelaran kedua kejurprov dengan venue di Stadion Batoro Katong dan Kolam Renang Tirto Menggolo (KRTM), 13-15 Febuari 2026, Ponorogo tidak perlu kehilangan muka. “Kita adalah peraih medali dengan jumlah terbanyak, yaitu 73 medali,” kata Farida, Senin (16/2/2026).
Sedangkan perolehan Kontingen Kota Surabaya selaku juara umum adalah 71 medali dengan rincian 29 emas, 22 perak, dan 20 perunggu. Farida juga mencatat prestasi menjanjikan Kontingen Ponorogo yang mendominasi berbagai nomor di kategori kelompok umur under-17. “Atlet-atlet junior Ponorogo menyapu bersih juara satu, dua, dan tiga,” jelasnya.
Dia mengakui Ponorogo masih minim memiliki atlet senior pentathlon. Selisih perolehan delapan medali emas dari Kota Surabaya karena Ponorogo tertinggal di kategori open senior. “Hasil kejurprov menjadi bahan evaluasi pola pembinaan atlet,” ungkapnya.
Pun, atlet pentathlon Ponorogo tetap memiliki kesempatan mengikuti seleksi Kejurnas MPI pada April 2026, Kejuaraan Asia Pentathlon U-17 dan U-19 (Mei 2026), Pra-Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Asian Games pada September mendatang. “Peluang terbuka lebar bagi atlet pentathlon Ponorogo mengukir prestasi tingkat nasional maupun Asia,” tegas Farida.
Dalam Kejurprov Jatim Pentathlon 2026, Ponorogo mengikutsertakan 107 atlet yang bertanding pada tiga nomor kejuaraan. Yakni, biathle yang menggabungkan olahraga lari dan renang; triathle yaitu gabungan lari, renang, dan menembak, serta laser run yang memadukan olah raga lari dan menembak. “Sistem penilaian berdasarkan akumulasi poin dari masing-masing disiplin olahraga,” ujar Farida. (kominfo/wbi)




