Atlet Pasuruan Protes Bonus Dipangkas dengan Aksi Simbolis
Olahraga

Atlet Pasuruan Protes Bonus Dipangkas dengan Aksi Simbolis

Nalar Media - Reporter: Emen Sugeng Hariyono

Editor: Ian Arieshandy

Pasuruan, kabarpas.com – Pemberian bonus bagi atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur asal Kota Pasuruan dipangkas dari nominal awal yang beredar. Kebijakan itu memicu protes pelatih, atlet, dan orang tua saat penyerahan simbolis di Gedung Gradhika Kota Pasuruan, Kamis (26 /02/2026).

Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sejumlah atlet meluapkan rasa kecewanya dengan aksi yang memprihatinkan. Mereka terlihat menginjak-injak simbolis penghargaan sebagai bentuk protes keras atas nominal bonus yang dinilai tidak manusiawi.

Pemotongan disebut dilakukan pemerintah daerah dengan alasan efisiensi anggaran. Sejumlah penerima mengaku baru mengetahui besaran akhir ketika pencairan dilakukan.

Riyanto Pelatih renang menjelaskan, nilai bonus tidak sesuai dengan informasi sebelumnya. Untuk medali emas, angka yang semula disebut Rp 30 juta direalisasikan Rp 10 juta. Perak dari Rp 20 juta menjadi Rp 7,5 juta, sedangkan perunggu dari Rp 10 juta turun menjadi Rp 5 juta.

“Kalau memang ada keterbatasan anggaran, seharusnya disampaikan sejak awal. Jangan setelah kami berjuang,” Papar Riyan.

Dirinya menilai persoalan tersebut berdampak pada motivasi atlet. Ia menyebut proses meraih medali membutuhkan biaya latihan, perlengkapan, serta dukungan keluarga.

Sementara Pelatih asisten MMA, Wahyu juga menyampaikan keberatan. Ia mengaku memahami adanya penyesuaian anggaran di berbagai daerah, namun menurutnya penurunan di Kota Pasuruan terlalu besar.

“Kami paham ada efisiensi, tetapi jangan berlebihan. Daerah lain turun, namun tidak separah ini,” katanya.

Ditambahkan Wahyu kondisi itu bisa memengaruhi keputusan atlet untuk tetap membela daerah pada ajang berikutnya.

Kekecewaan turut disampaikan Anis, orang tua atlet peraih emas. Ia menyebut keluarganya menanggung kebutuhan latihan harian anaknya.

“Latihan sejak subuh, biaya makan dan transportasi kami tanggung sendiri. Harapannya ada apresiasi yang layak,” tutupnya. (emn/ian).

Sugeng Hariyono Redaksi

Baca Lainnya

Honda Premium Matic Day Banyuwangi Meriahkan Libur Panjang, Ribuan Pengunjung Padati Stadion Wirabumi

4 Juni 2026 - 21:25

Kelurahan Kraksaan Wetan Salurkan PMT Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil KEK

4 Juni 2026 - 21:20

Bawa Aspirasi 34 Ribu Warga ke DPR RI, Bupati Rusdi Minta Sengketa Lahan Lekok-Nguling Segera Dituntaskan

4 Juni 2026 - 12:24

FPRB Kabupaten Pasuruan Audiensi dengan Bupati, Awali Gerakan Pengurangan Risiko Bencana yang Kolaboratif

4 Juni 2026 - 11:27

Mantan Kepala dan Dua Wakil Kepala BGN Ditahan, Dugaan Korupsi MBG Guncang Program Andalan Prabowo

3 Juni 2026 - 18:43

Rupiah Melemah Masyarakat Tidak Lengah Mulai Investasi Emas di BRI

3 Juni 2026 - 14:25

Trending di Berita Pasuruan

Ketua Pergunu Apresiasi Cara Walikota Pasuruan Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Suling

30 Mei 2026

Rumah Salon Rias Pengantin di Pasuruan Ludes Terbakar

8 Mei 2026

MUI Kota Pasuruan Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA)

24 Mei 2026

Wujudkan Lansia SMART, Bunda Ani Adi Wibowo Tinjau ‘Selantang’ di Bugul Lor

12 Mei 2026

Kiprah Siswa SMK Negeri 1 Pasuruan, Diterima di Kampus Negeri hingga Perusahaan Ternama

14 Mei 2026

You can share this post!