PB ORADO Buka Pendaftaran Atlet Nasional Domino, Ini Syaratnya
Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) sedang mencari atlet nasional domino untuk mewakili Indonesia. Proses pembinaan dan rekrutmen atlet domino dilakukan secara terstruktur dan selaras dengan standar pembinaan olahraga prestasi yang ditetapkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kamis, 19 Februari 2026.
Dalam keterangan resminya, PB ORADO menjelaskan ada beberapa mekanisme untuk menjadi atlet nasional domino. Total ada lima syarat yang harus dipenuhi.
Yang pertama calon atlet sebaiknya bergabung dengan klub yang berada di bawah naungan Pengurus Cabang (Pengcab) dan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO yang sah secara organisasi. Pendataan dilakukan secara administratif dan masuk dalam sistem database atlet daerah.
Kemudian sistem pembinaan akan mengacu pada pola pembinaan olahraga prestasi KONI yang meliputi latihan rutin dan terprogram, penguatan strategi dan analisis permainan, pembinaan mental bertanding, pendidikan sportivitas dan etika olahraga hingga pembinaan dilakukan secara berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Atlet wajib mengikuti kejuaraan resmi seperti Kejurcab, Kejurda, dan Kejurnas ORADO. Prestasi yang diraih menjadi dasar seleksi untuk masuk dalam tim daerah maupun nasional melalui sistem seleksi terbuka dan objektif.
Atlet Binaan
Syarat lainnya adalah atlet berprestasi akan direkomendasikan oleh Pengprov ORADO untuk didaftarkan dalam daftar atlet binaan PB ORADO, sesuai prinsip pembinaan atlet berbasis prestasi dan rekam jejak kompetisi.
Yang terakhir, sebagai bagian dari standar tata kelola olahraga prestasi, atlet wajib menjunjung tinggi nilai fair play, anti-manipulasi pertandingan, dan menjauhkan diri dari praktik perjudian. Integritas menjadi fondasi utama dalam pembinaan atlet ORADO.




