Gulat Pantai Berikan Harapan Baru bagi Atlet Muda Lampung
Sumber Foto: Saibumi.com
Olahraga

Gulat Pantai Berikan Harapan Baru bagi Atlet Muda Lampung

Saibumi.com(SMSI), Bandar Lampung — Cabang olahraga gulat nomor gulat pantai (beach wrestling) mulai menunjukkan potensi besar di Provinsi Lampung. Nomor baru yang dipertandingkan dalam Kejuaraan Nasional di kawasan Rawamangun, Jakarta itu dinilai membuka peluang prestasi bagi atlet muda daerah.

Dalam Kejurnas tersebut, PB PGSI melengkapi nomor gulat matras, Greco-Roman putra serta freestyle putra dan putri, dengan nomor gulat pantai. Berbeda dengan gulat matras, gulat pantai memiliki karakteristik teknik yang lebih menitikberatkan pada kekuatan bahu dan duel berdiri.

Selain itu, aturan bantingan juga memiliki kekhususan. Pegulat yang melakukan bantingan harus memastikan kaki atau lututnya tidak menyentuh pasir terlebih dahulu. Jika lutut lebih dulu menyentuh pasir, maka satu poin justru diberikan kepada lawan.

Pelatih gulat Pengprov PGSI Lampung, Rina Safitri, mengatakan nomor baru ini memiliki peluang besar dikembangkan di Lampung karena jumlah atlet cukup banyak.

“Jumlah atlet cukup banyak sehingga kemungkinan mendapatkan pegulat berprestasi sangat terbuka. Saat kejurnas lalu kita mengirim tiga pegulat dan semuanya masuk final, dengan hasil dua medali emas dan satu perunggu,” ujar Rina dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif untuk pengembangan gulat pantai secara lebih serius, terutama melalui penyediaan sarana latihan yang memadai bagi atlet muda.

Sementara, Ketua Umum Pengprov PGSI Lampung, Maktub Djaiz, menambahkan nomor gulat pantai membutuhkan pola latihan khusus karena karakteristiknya berbeda dari gulat matras.

“Kami akan terus berupaya mencarikan tempat latihan di sarana pasir. Sementara ini masih menumpang di lapangan voli pasir milik PBVSI Lampung sepanjang tidak mengganggu jadwal latihan mereka. Ke depan kami berupaya memiliki sarana sendiri,” ujar Maktub di sela menyaksikan latihan, Minggu (15/2/2026).

“Ini sangat bagus. Jika anak-anak latihan rutin dan bekerja keras, saya yakin ini kesempatan meraih medali emas PON. Latihan jangan menunggu PON sudah dekat,” ungkapnya.